Posts

Showing posts from November, 2020

Reinkarnasi Luka

Menyibak sesajen di lereng perjanjian kita telah membuat roh suci berteduh Mantra-mantra porak-poranda dihempas kecewa Tatap sayu pertapa merapal kutukan buas Sinta! Reinkarnasiku telah tiba Akulah Rahwana berwibawa Langkahku gandrung akan pembalasan Aku tetap mencintaimu dengan kekesalan Aku akan mencintaimu dengan keji Aku masih mencintaimu Izinkan aku membunuhmu.

Ziarah 5

 Tak satupun makam kenangan yang pantas diziarahi saat ini Terakhir kali kuukir kisah kita dalam peti mati rasaku Mari berlomba mengubur rasa hidup-hidup Jangan ada tanda! Agar kita tak pernah lagi berziarah pada perjanjian yang telah usang M. Amin Ashar

Ziarah 4

Kabar kematian tangis dan amarahmu kubaca lewat undangan pernikahanmu Mulut semesta berkata suamimu membunuh mereka Aku bermaksud menghadiri upacara pemakamannya Aku terkejut.. Tak satupun duka berkeliaran Rupanya pesta pernikahanmu adalah upacara pemakaman mereka Hatiku sekarat dicabik-cabik cemburu Tercengang menyaksikan senyum manis, kecil, dan lucu duduk dipangkuan suamimu Aih... Ternyata kau melahirkan senyum baru di luar nikah Keputusasaan menyeretku pulang Sialan... Aku jadi muak dengan jasad senyummu ini Rasaku meberontak mengambil belati dan mencincang mayat senyummu Kulempar potongan-potongan senyummu untuk makan malam anjing-anjing tetangga Segala cemas meninggalkan singgasana Menyekap kedamaian dalam ruang pembalasan  Kebaikan gugur di medan tempur Salah apa aku kau buat begini? M. Amin Ashar

Ziarah 3

Kumandikan senyummu dengan melati Kubalut gaun pengantin putih terbaring dalam lemari kaca Sesekali kuajak kencan buta dan menciuminya Oh senyum yang malang Tiga tahun kunafkahi dengan air mata Senyum yang sederhana Menyapu resah nganga Serpihan nestapa bertekuk lutut Kasih... Angan mempermainkanku malam ini Merayu Memaksaku menikahi senyum manismu ini Membuatmu cemburu dengan senyummu sendiri Kejam bukan? Tapi aku tak setega itu Ingin kuselamatkan kau dari bajingan-bajingan itu Tapi... Jika kubunuh tangismu Kau hanya akan memarahi semesta Jika kubunuh amarahmu Mungkin kau hanya menangis sepanjang hari Aaaah... Seusang apa kabarmu saat ini? M. Amin Ashar